" Glitter Words

Selasa, Juli 26, 2011

LUV U ALLAH SO MUCH

I don't know what writing about....but I just wanna share it in thiz blog... N just spilled out what my heart wanna say....

God the Greatest....
Thanks for make me laughing, cause it can make me so grateful to you always..
Thanks for gave me happiness, cause it make me remember you always..
Thanks for gave me sadness, cause without sadness, I must be never thinking....
Thanks for make me cry....cause when I cry, it make me luv u more n more
Thanks for gave me pain...cause this pain always make me close n close 2 u

Thank 4 gave me anything.....
LUV U ALLAH SOooooO MUCH.........

my dearest ALLAH....,
Please keep me in patient.....
I'm so sure you always give me the best.....
so I can wait 4 it n I'll try my besT.....

I knew that I'm nothing....
N no bodies perfect even me...
»»  READMORE...

Minggu, Juli 17, 2011

Watch Out!!!!!!!! Hepatitis B Around U

Hemmmm enak2 bersantai ria*ngadem* di ruangan poli gigi, eee ama pak direktur diberi mandat wat ngikut pertemuan di dinas kabupaten, yaaa akhirnya mau g mau, mengambil langkah kaki seribu dech menuju tempat yg d tuju* tapi dengan hati yang ikhlas pastiNa;)*...sebenarnya pertemuannya tentang sosialisasi puskesmas lansia sich, tapi di tengah2 pertemuan ad materi selingan tentang penyakit hepatitis B, wah dapet ilmu ni..drpd ilmunya cuman berhenti d otakku, eee akhirnya kepikiran ntuk koar2 d blog ni...so check it out guys^____^

Hepatitis B merupakan penyakit berbahaya, penderita seringkali tidak mengetahui dirinya telah terpapar penyakit tersebut, karena kadang tidak ada gejala yang menyertai. penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B. Penularannya dapat melalui berbagai jalur ada yang vertikal dan horisontal. Jalur vertikal biasanya didapatkan bayi dari ibunya. Ibu hamil yg terinfeksi hepatitis, sebaiknya mengantipasi penularan pada bayi yang dikandungnya, dengan cara pemberian vaksinasi. Ada perbedaan keparahan pada penderita hepatitis, jika penderita terjangkit hepatitis pada usia dewasa, kemungkinan bs sembuh. Ini yang dinamakan hepatitis akut, sedangkan apabila terjangkit pada saat masih bayi, kemungkinan 15 % penderita tersebut terinfeksi sampai dewasa, tapi kemungkinan 90% menjadi hepatitis B kronis. Sedangkan penularan melalui jalur horisontal biasanya pada pergantian jarum suntik yg terkontaminasi, hubungan seksual tanpa kondom dengan org yg terinfeksi, kecelakaan kerja, biasanya sering terjadi pada pegawai kesehatan (tertusuk jarum yg telah digunakan pada pasien yg terinfeksi hepatitis B), bisa melalui transfusi darah tentunya darah yang terkontaminasi virus hepatitis B, berbagi alat2 pribadi dengan orang yang telah terinfeksi seperti pisau cukur dan sikat gigi.

Virus hepatitis B tidak menular melalui casual contact, seperti hugging (berpelukan), kissing (berciuman), coughing (batuk), berbagi makanan dan minuman dengan orang yang terinfeksi.

Kebanyakan tidak tampak gejala pada orang yang terinfeksi hepatitis B, tapi jika gejala muncul, maka biasanya akan tampak gejala seperti badan terasa sangat capek, demam ringan, pusing, selera makan hilang, belly pain (nyeri perut), diare atau bisa konstipasi (sembelit/ tidak bisa BAB), nyeri otot atau nyeri sendi, kemerahan pada kulit, mata dan kulit kuning (jaundice), gejala jaundice muncul saat gejala yang lain mulai hilang.


Struktur virus hepatitis B (gambar)
Tampak pada gambar, virus hepatitis memiliki envelope/surface protein yaitu HbsAg
Untuk mengecek seseorang menderita hepatitis B, pertama-tama periksa HbsAg, jika HbsAg positif, maka org tersebut positif menderita hepatitis B, jika HbsAg negatif, maka sebaliknya, selanjutnya periksa apakah ada kekebalan pada tubuhnya dengan memriksa anti HbsAg, jika hasilnya negatif maka harus dilakukan imunisasi. Dan jika hasilnya positif, maka dilihat lagi kekebalannya cukup apa tidak, jika tidak mencukupi atau cuma sedikit, maka tetap diperlukan imunisasi.
Nah di atas ntu yang bisa nisha sharing wat teman2.....smoga bermanfaat, dan paztiNa masih banyak kekurangan, wat teman2 yang ingin menambahkan....silakaaaaaan:)
»»  READMORE...

Sabtu, Juli 16, 2011

'bout lesi vesikulobulosa

Mmmmh...sebenernya nisa nulis ni terinspirasi oleh pasien yang datang ke UGD (unit gawat darurat) di RS so its not real my case...hehehe। Lesi (luka) vesikulobulosa ni banyak banget macamnya, nisa coba sharing sedikit di sini y...lesi ini merupakan kelainan pada kulit atau mukosa atau selaput lendir yang berupa vesikula n bula. Ntuk pengertian vesikula dan bulanya pernah nisa tulis sebelumnya, tapi biar tmen2 g bingung, nisa tulis lg dech, vesikula adalah penonjolan kulit isi cairan dengan diameter kurang dari 0,5 cm sedangkan bula adalah penonjolan kulit isi cairan dengan diameter lebih dari 0,5 cm. Yang dikategorikan lesi vesikulobulosa adalah pemfigus vulgaris, pemfigoid bulosa, herpes simpleks, herpes zoster, varicella(cacar) dan masih banyak lagi. Tp disini nisa cuma mo bahas pemfigus vulgaris ama pemfigoid bulosa aj y...kapan2 nisa bahas yang lain y.....


PEMFIGUS VULGARIS

Pemfigus vulgaris merupakan penyakit autoimun yang menyerang kulit dan membran mukosa, yang ditandai dengan timbulnya bula dengan berbagai ukuran kira-kira berdiameter 1-10 cm. Paling sering timbul pada daerah lipatan tubuh misalnya pada aksila, lipatan paha, leher, kadang lesi juga timbul pada daerah mulut, hidung dan genital.

Yang dimaksud penyakit autoimun (auto immune disorder) adalah sistem imun tubuh tidak mengenali protein tubuh sendiri dan menganggapnya sebagai benda asing sehingga dia memproduksi antibodi yang menyerang spesifik pada protein kulit dan membran mukosa tersebut.

Manifestasi klinis dari penyakit ni berupa pada oral/ rongga mulut yang tampak sebagai erosi irreguler, biasanya terasa nyeri, mudah berdarah, sembuhnya lama. Pada kulit, lesi berupa bula yang membesar dan tidak bertahan lama, bula tersebut pecah dan akan timbul erosi yang luas disertai nyeri, pembentukan krusta dan perembesan cairan serum keluar, disertai bau yang menusuk dan khas.

Biasanya dari pemeriksaan didapatkan nikolsky sign positif, bila dilakukan penekanan pada kulit normal menyebabkan terbentuknya bula baru dan pengelupasan kulit (epidermis) seperti kertas basah. Dengan pemeriksaan tzank test yaitu dengan pengecatan giemsa pada apusan dasar bula menunjukkan adanya akantolisis Sedangkan pemeriksaan biopsi pada lesi yaitu dengan cara memecah bula dan membuat apusan untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Terapi yang diberikan oleh para dokter, apabila terjadi keparahan, pasien diharuskan opname. Untuk lesi basah dianjurkan untuk dikompres sedangkan lesi yang kering diberikan antibiotik topikal. Untuk terapi sistemik biasanya dengan pemberian kortikosteroid, imunosupresan, dan antibiotik bila terjadi infeksi sekunder.


Gambar pemfigus vulgaris di rongga mulut

Gambar pemfigus vulgaris pada punggung

PEMFIGOID BULOSA

Pemfigoid bulosa merupakan penyakit autoimun kronik ditandai dengan bula subepidermial besar dengan diameter kurang lebih 5-6 cm, berdinding tegang di atas kulit yang normal dan sering terjadi pada orang tua (kira2 usia 65-75 tahun), bisa disertai atau tidak disertai rasa gatal. Berbeda dengan pemfigus vulgaris, pada pemfigoid ini, bula tidak mudah pecah sehingga jarang terjadi sekunder infeksi. Apabila bula pecah maka akan timbul erosi tetapi akan sembuh tanpa bekas dengan hiperpigmentasi.

Penyebab belum diketahui, tapi obat-obatan seperti penicillin dan captopril dapat memicu timbulnya penyakit ini. Lesi bisa terjadi pada semua bagian tubuh, seperti pada pemfigus vulgaris, kebanyakan terjadi pada daerah lipatan, seperti ketiak, inguinal, paha bagian mediak, abdomen, lengan bagian bawah bagian fleksor, tungkai bagian bawah. Pada lesi oral, 20% terdapat pada bukal mukosa.

Dari pemeriksaan biasanya didapat tzank test(-), nikolsky sign(-). Pemeriksaan biopsi bula subepidermial, tidak terlihat adanya akantolisis. Terapi yang diberikan biasanya berupa kortikosteroid oral dan topikal, dapson, pemberian imunosupresan, tetrasiklin, nikotinamide.
»»  READMORE...

Minggu, Juli 10, 2011

instruksi post pencabutan gigi

Bnyk yg masih belum mengerti apa yang harus dilakukan setelah giginya dicabut, di sini bukan sepenuhnya kesalahan seorang pasien, karena kadangkala dokter giginya pun lupa dalam memberikan instruksi *dokter juga manusia lho-mekanisme pembelaan diri;)* tapi sebelum masuk ke inti, nisha mo share jg tentang proses yang terjadi setelah pencabutan. Beberapa saat setelah gigi tercabut dari soket (tulang alveolar-lihat gambar) maka timbullah perdarahan, kira2 dalam waktu 30 menit (waktu normal), perdarahan akan berhenti dan darah tersebut mulai membeku dan jendalan2 darah akan mengisi soket tersebut. Dan kurang lebih dalam 7 hari jendalan darah tersebut digantikan jaringan ikat yg fibrous.

Sekarang kita mulai masuk ke inti yaw. Di sini nisha nyoba sharing dikit beberapa hal yang harus dipatuhi oleh pasien setelah pencabutan:
  • Setelah gigi dicabut, gigit tampon selama kurang lebih 30 menit. Hal ini ditujukan untuk menghentikan perdarahan.
  • Untuk hari pertama setelah pencabutan, hindari makanan yang panas, usahakan makan makanan yg dingin, makan es krim pun boleh. karena makanan ato minuman yg panas/ hangat bisa menyebabkan pembekuan darah pada bekas pencabutan rusak sehingga dapat menimbulkan perdarahan lagi dan sebaliknya makanan/minuman yang dingin dapat mencegah timbulnya perdarahan.
  • Jangan menyikat gigi terlalu keras pada daerah yg dicabut.
  • Jangan mengorek luka bekas pencabutan dengan jari.
  • Meskipun rasanya tidak nyaman karena seringkali mengeluarkan darah, jangan suka meludah. Karena mekanisme meludah dapat merusak bekuan darah, sehingga penyembuhan pun akan semakin lama
  • Bagi yang suka merokok, untuk hari pertama setelah dicabut giginya, jangan merokok dulu
  • Jangan berkumur terlalu keras. Ini jg dapat merusak bekuan darah tersebut
  • Jangan menghisap luka bekas gigi yang di cabut.
  • Makanlah pada sisi yang berlawanan dengan tempat bekas gigi yg d cabut.
Beberapa hal di atas yang harus dihindari dan dilakukan oleh pasien2 yang habis dicabut giginya. Semoga bermanfaat;)
»»  READMORE...

Sabtu, April 23, 2011

antara Debris, Plak dan Karang gigi .....??????

Klo diliat dari judulnya sich...kayak ada perebutan antara ketiganya...cinta segitiga kaleee..*mulai dech jAyuznya*....hehehe......Tapi emang bener kug ada hubungan antara ketiganya tapi lagi-lagi bukan cinta segitiga lho yaw...tapi berhubungan dengan kotoran yang ada di rongga mulut....hehehe

yang pertama mo bahas tentang debris dulu yaw...ap ntu debris??? Debris adalah sisa2 makanan yang biasanya menempel di celah gigi dan merupakan faktor pendukung timbulnya karies (lubang gigi). Debris dibedakan menjadi food retention (sisa makanan yang mudah dibersihkan dengan air liur, pergerakan otot2 mulut, berkumur, atau dengan menyikat gigi) dan food impaction (sisa makanan yang terselip dan tertekan di antara gigi dan gusi, biasanya hanya bisa dibersihkan dengan dental floss/benang gigi atau tusuk gigi, tapi harus dengan penggunaan yang benar, kalo tidak kedua benda tersebut dapat melukai gusi). Untuk cara pemakaian dental floss, sudah pernah nisa tulis sebelumnya coba check lagi yaw....Karena pembersihan yang tidak maksimal, debris ato sisa2 makanan ini dibusukkan oleh bakteri dan dapat menimbulkan bau mulut. Debris ini dapat mendorong terbentuknya plak.

Plak gigi merupakan deposit/massa lunak yang terakumulasi di permukaan gigi. Plak ini berisi pelikel (lapisan bening dari gigi), sisa makanan, dan komunitas bakteri yang komplek dan diperkirakan lebih dari 400 bakteri yang berbeda. Dengan menyikat gigi dapat menghilangkan plak ini. Plak gigi yang termineralisasi, jika dibiarkan aliaz tidak dibersihkan plak ini lama2 akan menumpuk dan menjadi karang gigi(kalkulus).


gambar plak gigi

Karang gigi terjadi akibat akumulasi sisa2 makanan yang dibiarkan akan mengalami kalsifikasi (pengerasan). Karang gigi yang dibiarkan jg lama2 akan menumpuk dan dapat menutup permukaan gigi, selain itu juga dapat menyebabkan gigi goyang. Karang gigi tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi, untuk membersihkannya dibutuhkan bantuan dokter gigi. Nisha jg pernah membahas tentang karang gigi pada tulisan sebelumnya....

gambar karang gigi(kalkulus)

Oia yang satu ni ga ada hubungannya ama istilah di atas, tapi sangat penting untuk diketahui jg. Stain merupakan perubahan warna gigi yang diakibatkan oleh kopi atau bisa dari rokok, stain yg berasal dari kopi dapat disebut dengan coffee smile, biasanya terdapat pada gigi depan, atau daerah lingual (bagian belakang) dari gigi depan. Ini juga tidak bisa dibersihkan dengan sikat gigi, tapi di sini lagi2 bantuan dokter gigi diperlukan.....VivA deNtisTs;).....

gambar stain

So tunggu apa lagi.....segera check gigi Anda di dokter gigi terdekat *promosi tanpa henti, smangaaaaat ^______^*
»»  READMORE...

Syncope....What We Supposed 2 Do?????

Sebenarnya tulisan yang atu ni copy pazte dari jurnal sich, tulisan dari my cool lecture mr. David B Kamadjaya. Maaph y dok...saya copy paste di blog saya tapi ada sedikit yang saya edit ..hehehe.

Syncope atau bisa disebut juga vasodepressor syncope adalah suatu kegawatdaruratan medik yang paling sering dijumpai di tempat praktek dokter gigi, dimana pasien mengalami penurunan atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba dan bersifat sementara akibat tidak adequatnya cerebral blood flow (aliran darah di otak tidak tercukupi). Hal ini disebabkan karena terjadinya vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan bradikardi (tekanan darah melemah) secara mendadak sehingga menimbulkan hipotensi (rendahnya tekanan darah).

Faktor yang dapat memicu terjadinya syncope dibagi menjadi 2 yaitu: faktor psikogenik (rasa takut, tegang, stres emosional, rasa nyeri hebat yang terjadi secara tiba2 dan tidak terduga dan rasa ngeri melihat darah atau peralatan kedokteran seperti jarum suntik, alat2 kedokteran gigi) dan Faktor non psikogenik (posisi duduk tegak, rasa lapar, kondisi fisik yang jelek, dan lingkungan yang panas, lembab dan padat, pasien laki2, pasien dengan usia antara 16-35 tahun).

Gejala klinis vasodepressor syncope dapat dibagi menjadi 3 fase yaitu: Presyncope, syncope, postsyncope. Fase presyncope adalah manifestasi prodormal (gejala awal) syncope diawali dengan perasaan tidak nyaman, seakan mau pingsan, mual, keringat dingin d seluruh tubuh. Apabila berlanjut dapat muncul tanda2 dilatasi pupil, pasien menguap, hyperpnea(kedalaman pernapasan yang meningkat) dan ekstremitas atas dan bawah (tangan dan kaki) teraba dingin. Pada fase ini tekanan darah dan nadi turun pada titik dimana belum terjadi kehilangan kesadaran.

Fase syncope ditandai dengan hilangnya kesadaran pasien dengan gejala klinis berupa (a) pernapasan pendek, dangkal, dan tidak teratur, (b) bradikardi dan hipotensi berlanjut, (c) nadi teraba lemah dan gerakan konvulsif dan muscular twitching pada otot2 lengan, tungkai dan wajah. Pada fase ini pasien rentan mengalami obstruksi jalan napas karena terjadinya relaksasi otot2 akibat hilangnya kesadaran. Durasi fase syncope bervariasi tergantung posisi tubuh pasien. Pada posisi supine( kepala lebih rendah daripada kaki) pemulihan akan berlangsung cepat, mulai beberapa detik sampai beberapa menit.

Fase terakhir adalah fase postsyncope yaitu periode pemulihan dimana pasien kembali pada kesadarannya. Pada fase awal postsyncope pasien dapat mengalami disorientasi, mual, dan berkeringat. Pada pemeriksaan klinis didapatkan nadi mulai meningkat dan teraba lebih kuat dan tekanan darah mulai naik.

Tata laksana kegawatdaruratan medis dilakukan berdasar kaidah-kaidah baku yang harus diikuti yaitu penilaian tentang jalan napas (airway), pernapasan(breathing), sirkulasi( circulation), kesadaran (disability) disingkat ABCD.

Pada pasien yang mengalami syncope, perlu dimonitor kesadarannya secara berkala dengan melakukan komunikasi verbal dengan pasien. Apabila pasien dapat merespon baik secara verbal maupun non verbal berarti aspek airway dan breathing baik. Aspek circulation dapat dinilai dengan memonitor nadi arteri radialis dan pengukuran tekanan darah.
Penanganan synkope sebenarnya cukup sederhana yaitu menempatkan pasien pada posisi supine atau posisi shock( shock position). Kedua posisi ini bisa memperbaiki venous return ke jantung dan selanjutnya meningkat cerebral blood flow. Selain intervensi tersebut pasien dapat diberikan oksigen murni 100% melalui face mask dengan kecepatan aliran 6-8 liter per menit. Bila intervensi dapat dilakukan segera maka biasanya kesadaran pasien akan kembali dalam waktu relatif cepat.

Setelah kesadaran pulih tetap pertahankan penderita pada posisi supine, jangan tergesa-gesa mendudukkan pasien pada posisi tegak karena hal ini dapat menyebabkan terulangnya kejadian syncope yang dapat berlangsung lebih berat dan membutuhkan waktu lebih lama.
Syncope di tempat dokter gigi bisa dihindarkan apabila dokter gigi memahami faktor predisposisi terjadinya synkope dan melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk meminimalisir faktor predisposisi tersebut sebelum memulai prosedur perawatan gigi. Apabila telah terjadi syncope, dokter gigi harus bersikap tenang dan tidak panik, supaya dapat melakukan tata laksana dengan segera dan tepat.

Sumber : Kamadjaya, David B. 2011. "Vasodepressor syncope di tempat praktek dokter gigi, Bagaimana mencegah dan Mengatasinya?",Jurnal PDGI edisi januari-april 2010 Vol 59 No.1. Jakarta: Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia
»»  READMORE...

Kamis, April 21, 2011

HAPPY KARTINI DAY


mungkin dah bnyak teman2 yg sering baca tulisan ni, tp paztinya g mungkin bosan khan klo baca lagi....khan isinya baguuuz...*sedikit memaksa^___^* juzt a little story 'bout woman....
Ketika Tuhan menciptakan wanita….Malaikat datang dan bertanya “ Mengapa begitu lama Tuhan?” Tuhan menjawab, “Sudahkah kamu lihat semua detail yg Aku ciptakan untuknya?, 2 tangan ini harus bisa selalu dibersihkan, setidaknya terdiri dari 200 bagian yg bisa digerakkan dan berfungsi baik agar dapat mengolah berbagai jenis makanan… Mampu memberikan kenyamanan bagi anak2nya… Punya pelukan yang menyembuhkan rasa sakit hati dan keterpurukan… Dan semuanya cukup dilakukan dgn kedua tangan ini…Malaikat takjub, “hanya dgn 2 tangan ini?...Tetapi Tuhan, Engkau membuatnya begitu halus dan lembut” “Ya.. Aku membuatnya begitu lembut. Tapi kamu blm bisa bayangkan kekuatan yang Aku berikan kepadanya agar ia bisa mengatasi banyak hal yang luar biasa” “apakah dia bisa berpikir?” tanya malaikat,Tuhan menjawab “Tidak hanya berpikir, dia juga mampu bernegosiasi dan mengutarakan pendapatnya”Malaikat itu menyentuh dagunya.. “Tuhan,Engkau buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh, seolah banyak sekali beban untuknya” “Itu bukan kerapuhan, itu air mata. Aku berikan padanya supaya dia bisa mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan rasa bangga” “Engkau memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMu ini sungguh menakjubkan!” “Ya..Harus! Wanita ini mempunyai kekuatan utk mempesona laki2…Dia dapat mengatasi beban hidup, mampu menyimpan kebahagiaan & pendapatnya sendiri…Mampu tersenyum bahkan ketika hatinya menjerit…Mampu tertawa saat hatinya menangis…Dia bisa berkorban demi orang2 yg dikasihinya…Dia bisa melawan ketidakadilan…Dia bersorak saat melihat kawannya bahagia…Hatinya terluka saat melihat kesedihan…Dia tahu sebuah ciuman&pelukan dapat menyembuhkan luka…CINTANYA TANPA SYARAT!”Malaikat sangat kagum. “Lalu apa kekurangannya?”Tuhan menjawab ”hanya satu hal.. Dia terkadang lupa betapa berharganya dia…
»»  READMORE...